Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

2 Kepala Daerah Kutuk Penembakan Warga oleh KKB, Minta Negara Tegas

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengutuk keras penembakan terhadap tiga pegawai negeri asal NTT yang menjadi korban Kelompok Bersenjata (KKB) di Papua. Dua dari tiga korban tersebut tewas, yakni Wili Mbuik (24) dari Kabupaten Rote Ndao dan Alfonsius Albinus Mehan (35) dari Kabupaten Sikka, yang merupakan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Menurut Melki, aksi KKB ini melukai kemanusiaan dan kebangsaan, dan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Ia meminta aparat keamanan segera menangkap pelaku dan mencegah kasus serupa terjadi di masa depan.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, juga mengecam keras insiden ini dan menuntut negara untuk bertanggung jawab dalam penyelesaian kasus. Ia mendesak agar negara menunjukkan ketegasan terhadap para pelaku separatisme dan tidak takut menghadapi kelompok bersenjata. Selain itu, Bupati Sikka meminta perlindungan dan pengamanan ekstra bagi warga Sikka yang masih bekerja di wilayah rawan konflik di Papua.

Kedua kepala daerah tersebut menyampaikan duka mendalam atas gugurnya dua anak NTT dalam misi kemanusiaan di Papua. Mereka juga memuji pengabdian kedua korban yang memilih bekerja di wilayah yang dikenal rawan, meski sadar betapa bahaya situasinya. Pemerintah daerah menekankan pentingnya perlindungan bagi warga sipil yang datang mengabdi, bukan diintimidasi atau dibunuh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait