2 Pekerja Bandara Jerman Tewas Akibat Malaria dari Nyamuk di Pesawat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua pekerja di Bandara Frankfurt, Jerman meninggal dunia akibat malaria tropika yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles yang diyakini tiba melalui pesawat dari daerah endemik. Kematian pertama tercatat pada awal Juli 2026, dan kedua pada Agustus 2026. Otoritas kesehatan Frankfurt memastikan total enam pekerja bandara terinfeksi malaria tropika, dengan empat kasus lainnya pulih setelah dirawat.
Institut Robert Koch (RKI), lembaga federal Jerman untuk pengendalian penyakit menular, awalnya melaporkan empat kasus pada pertengahan Juli. RKI memaparkan infeksi tersebut kemungkinan ditularkan oleh nyamuk Anopheles yang terinfeksi dan diimpor lewat pesawat. Nyamuk Anopheles, juga dikenal sebagai nyamuk rawa, merupakan vektor utama penyakit malaria.
Kasus ini menyoroti risiko penyakit menular yang dapat dibawa oleh nyamuk melalui penerbangan internasional, terutama ke bandara besar seperti Frankfurt yang melayani ribuan penumpang dan kargo setiap hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.51
2 Pekerja Bandara Frankfurt Meninggal Akibat Nyamuk Malaria Masuk Pesawat
Berita terkait
Kabut Asap Tebal, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.700 Masker untuk Masyarakat
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 03.03
Polda Riau Bagikan Ribuan Masker Cegah Paparan Asap Karhutla di Pekanbaru
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.12
Asap Karhutla Bikin 860 Warga Riau Terserang ISPA, Segera Pakai Masker
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 20.23
Kabur Asap Karhutla Kalbar belum Mereda, Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10 Persen
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.58