Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

2 Pelaut Hilang, 23 Berhasil Dievakuasi usai Kapal Tanker Diserang di Selat Hormuz

DUA pelaut dilaporkan hilang dan 23 lainnya berhasil diselamatkan setelah kapal tanker minyak berbendera Panama, El Gaia, diserang di Selat Hormuz. Pusat Keamanan Maritim Oman memastikan kapal tersebut sedang ditarik menuju pelabuhan Oman setelah kebakaran hebat melanda ruang mesinnya. Insiden ini terjadi saat kapal berada 1,3 mil laut di sebelah utara Semenanjung Musandam. Pihak Oman menyatakan kapal ditargetkan saat melintasi jalur tersebut. Kronologi serangan ini memicu perbedaan klaim dari berbagai pihak. Garda Revolusi Iran mengklaim kapal tanker menabrak ranjau laut dan terbakar, namun militer AS menegaskan klaim tersebut tidak benar dan menyatakan kapal diserang oleh rudal Iran bulan lalu, kemudian kembali dihantam drone. UKMTO juga melaporkan adanya proyektil tidak dikenal yang menghantam kapal tersebut. Insiden serupa terjadi awal bulan ini terkait kapal supertanker minyak milik Arab Saudi, Sidr, yang menyebabkan dua pelaut Filipina tewas. Berdasarkan data IMO, sejak konflik antara AS-Israel dan Iran dimulai akhir Februari, setidaknya 22 pelaut tewas dalam 79 insiden terkonfirmasi di Selat Hormuz dan kawasan Timur Tengah. Selain itu, laporan semi-pemerintah Iran menyebutkan serangan drone yang menargetkan dua kapal penangkap ikan di dekat Pelabuhan Kargan, dengan beberapa nelayan dilaporkan hilang. Menanggapi dinamika ini, Centcom menyatakan bahwa kapal-kapal kecil Iran mencoba menguasai kapal permukaan tanpa awak AS, tetapi gagal setelah ditanggapi dengan keras. Selat Hormuz, jalur krusial untuk seperlima pengiriman minyak dan gas global, kini praktis lumpuh akibat serangan rudal dan drone Iran serta blokade angkatan laut AS. Konflik ini memicu ancaman krisis energi global dan ketegangan yang semakin membesar di wilayah tersebut.

Berita terkait