2 Terduga Pelaku Penembakan ASN Jayawijaya Sudah Lama Diburu Polisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345296/original/029953500_1789028707-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_15.20.35.jpeg)
Polisi menyatakan dua orang diduga terlibat penembakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah lama masuk daftar pencarian orang (DPO). Kedua tersangka, yang diidentifikasi melalui ponsel korban Wili Mbuik yang digunakan untuk melakukan dua kali panggilan video kepada keluarganya, diketahui memiliki riwayat kejahatan. Mereka masuk DPO terkait kasus penculikan pilot pada 2023 yang berhasil dibebaskan pada 2024, serta kasus penyerangan dan pembunuhan terhadap pekerja PT Istaka Karya pada 2019. Selain itu, kelompok ini juga dikaitkan dengan insiden penembakan saat pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Distrik Walesi, Jayawijaya, yang menyebabkan dua korban dari pekerja katering tewas ditembak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 06.33
Satgas Cartenz Temukan Selongsong Peluru Terkait Penembakan ASN di Jayawijaya
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 23.20
Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Satgas Temukan Selongsong Peluru 5,56 dan 9 MM
Berita terkait
3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, Aktivis dan Lembaga HAM Diminta Tak Diam
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 15.27
Komisi I DPR Desak Usut Tuntas Kasus 3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Ditembak KKB
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.38
KKB Video Call Keluarga CPNS yang Ditembak di Jayawijaya Pakai HP Korban
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.56
Kementerian HAM: Pembunuhan 3 ASN di Jayawijaya Sangat Keji
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.37