23 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi dalam Cuaca Ekstrem Filipina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

23 orang meninggal dan ribuan warga Filipina mengungsi akibat cuaca ekstrem yang melanda Luzon dan Visayas. Bencana dipicu penguatan monsun barat daya serta siklon Luis dan Maymay, menyebabkan banjir bandang, tanah longsor, dan sungai meluap. Kondisi memperburut ruas jalan terputus, memaksa evakuasi ke pusat pengungsian. Infrastruktur dan pertanian rusak, pemadaman listrik dan terputusnya pasokan air bersih. Pemerintah fokus penyelamatan, evakuasi, dan penyaluran bantuan logistik. NDRRMC memperingatkan hujan deras berlanjut, warga daerah rawan wajib waspada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.27
Sampaikan Duka Mendalam ke Korban, Ini Instruksi AHY Usai Gempa NTT
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.09
Kebakaran Melanda Hotel di Tengah Kota, Sedikitnya 9 Orang Tewas
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.00
Gempa Susulan di NTT Tembus 2.119 Kali
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.55
Update Gempa NTT: 72 Orang Tewas, 608 Jadi Korban di 7 Kabupaten
Berita terkait
Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 6.509 Orang
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.55
Duka Kebakaran Trans Home di Sleman
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.00
Horor Pohon 40 Meter Tumbang Timpa 4 Warga Bogor
Detik.com · 29 September 2026 pukul 08.32
Percepat Proses Identifikasi, Basarnas Angkut 7 Korban Virgo Transport 8 Ke Banjarmasin via Udara
JawaPos · 27 September 2026 pukul 14.31