23 Tahun Baba Rafi, 650 Outlet Kini Dikelola Secara Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Baba Rafi meraikan 23 tahun berdirinya usaha dengan perayaan di Gedung Baba Rafi Plaza, Sidoarjo, pada Jumat (11/9). Dimulai dari gerobak sederhana di Surabaya, kini perusahaan mengelola sekitar 650 dari total 1.000 outlet secara mandiri setelah sebelumnya mengembangkan bisnis melalui sistem waralaba. Founder dan Group CEO Hendy Setiono mengaku perjalanan 23 tahun penuh tantangan, termasuk ekspansi agresif, keputusan yang tak berhasil, hingga masa-masa sulit dalam menjaga keberlangsungan usaha. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting untuk menjadikan Baba Rafi lebih tangguh. Dengan transformasi bisnis yang dilakukan, Baba Rafi mencatat pertumbuhan sebesar 55 persen secara year-on-year. Meski pertumbuhan positif, Hendy menegaskan perusahaan tidak akan berhenti berbenah dan terus melakukan evaluasi agar tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Bagikan
Berita terkait
Lautan Luas (LTLS) Bidik 4 Sektor Strategis, Pertumbuhan Bisnis Makin Digenjot
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 11.02
Secure Parking Bidik Pertumbuhan Bisnis 10 Persen di 2026, Genjot Digitalisasi Layanan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.27
Waralaba Depo Air Minum Isi Ulang Bangun Kewirausahaan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.56
Pendapatan KPIG Tumbuh 15,5% di H1-2026 Mencapai Rp1,1 Triliun
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 08.26