25 Tahun Demokrat, Ibas Tegaskan Politik Harus Dengarkan Suara Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan bahwa demokrasi harus didasarkan pada suara dan kepentingan rakyat. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, pada Selasa (1 September 2026). Acara yang dibuka oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini hadirkan tokoh nasional dan akademisi, termasuk mantan Wakil Presiden Boediono sebagai narasumber utama. Ibas menekankan pentingnya politik mendengarkan lebih banyak pandangan dari para pakar dan tokoh bangsa, bukan hanya bicara sendiri. Ia menambahkan bahwa isu bangsa seperti demokrasi, ekonomi, kesejahteraan, geopolitik, dan lingkungan saling terkait dan tidak bisa dilihat dari satu perspektif semata.
Bagikan
Berita terkait
Yenny Wahid: Era SBY Stabilitas Politik Terjaga, Demokrasi Berfungsi Sebagaimana Mestinya
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 06.09
AHY Jelang Pidato Prabowo: Beliau akan Sampaikan Hal Penting-Filosofis
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.26
Pengamat Apresiasi Polri Lakukan Perubahan Pendekatan dalam Penanganan Aksi 27 Agustus
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 21.01
Diskusi Koalisi Masyarakat Sipil: Polri Ujung Tombak Menjaga Demokrasi Dalam Aksi 27 Agustus
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 20.45