3.002 Gempa Susulan Guncang NTT, Warga Dibayangi Cemas dan Sulit Tidur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326200/original/073461400_1786965125-gem2.jpg)
Gempa susulan dengan jumlah 3.002 aktivitas di NTT sejak 19 Agustus 2026 menyebabkan kecemasan, mudah terkejut, dan sulit tidur pada warga. Psikolog Diah Nurayu menjelaskan reaksi ini merupakan stres akut pascabencana, bukan PTSD, yang disebabkan oleh ketidakpastian gempa berulang setelah gempa utama magnitudo 7,7. Frekuensi gempa dan ketidakaman dapat memicu kelelahan, gangguan tidur, dan kesulitan konsentrasi. Penanganan profesional diperlukan untuk mencegah masalah psikologis berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.10
Gibran Minta Maaf Penanganan Gempa NTT Masih Banyak Kekurangan
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.45
Jumlah Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT Menjadi 75 Orang
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.05
RS Lapangan di NTT Dibangun Hanya 30 Jam
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.50
BNPB Sebut 3.752 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Berita terkait
Korban Gempa NTT Bertambah: 75 Orang Meninggal, 907 Luka-luka
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.41
Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 75 Orang
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.33
Update Korban Gempa NTT: 72 Meninggal Dunia, 900 Luka-luka
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.36
FOTO: Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.13