30 Hari Belajar Kriya Bambu, Lima Peserta Bangun Saung Ranggon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lima peserta program Belajar Bersama Maestro (BBM) Kriya Bambu 2026 menyelesaikan residensi 30 hari dengan membangun Saung Ranggon, rumah panggung bambu, di Yayasan Bambu Indonesia, Cibinong, Kabupaten Bogor. Karya tersebut diresmikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Sabtu, 15 Agustus. Fadli menekankan pentingnya transfer pengetahuan dari maestro ke generasi muda agar keterampilan tradisional tidak terputus. Menurutnya, pembelajaran kriya bambu tidak hanya soal bentuk, tapi juga perawatan, pengawetan, dan pengolahan bahan agar berkelanjutan. Bambu disebut sangat akrab dengan peradaban Indonesia, digunakan untuk rumah, manuskrip, perkakas rumah tangga, hingga bambu runcing masa perjuangan. Maestro Jatnika Nanggamiharja menambah pemanfaatan bambu sangat luas: angklung, anyaman, mebel, obat-obatan, makanan, hingga konstruksi. BBM adalah program Kementerian Kebudayaan yang memberi kesempatan belajar langsung lewat residensi 30 hari. Tahun 2026 melibatkan enam maestro: Ahmad Tohari (sastra), Sulistyo Tirtokusumo (Tari Bedhaya), Jatnika Nanggamiharja (kriya bambu), Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto (Randai), I Gusti Nengah Nurata (lukis), serta Jaja Miharja bersama Sanggar Sinar Jaya (Lenong Betawi).
Bagikan
Berita terkait
Kunjungi Museum di Mesir, Fadli Zon Soroti Potensi Ekonomi Budaya
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.42
Pembangunan Museum Majapahit Dimulai, Bakal Jadi Ikon Budaya Indonesia
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 09.46
Budaya Tak Cuma Soal Identitas, Fadli Zon Sebut Bisa Jadi Mesin Ekonomi
VOI · 4 September 2026 pukul 21.30
Tetapkan Cagar Budaya Baru, Fadli Zon: Wujud Kehadiran Negara Terhadap Aset Nusantara
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 09.43