30 Negara Diklaim Berbondong-bondong Ajak Rusia Kerja Sama di Tengah Sanksi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa lebih dari 30 negara asing telah mengajukan proposal kerja sama di bidang inovasi kepada Moskow, meskipun sanksi ekonomi Barat yang ketat masih berlaku. Pernyataan ini disampaikan Putin saat berpartisipasi dalam forum tahunan Strong Ideas for a New Era di Nizhny Novgorod, sebuah acara yang diorganisir oleh Agency for Strategic Initiatives (ASI) dengan fokus pada pengembangan teknologi, ekonomi, dan isu sosial.
Forum tersebut dihadiri oleh para pemimpin bisnis, pakar teknologi, dan pejabat pemerintah dari berbagai negara. Putin menyatakan bahwa proposal inovasi yang diterima akan melalui proses penyaringan sebelum disampaikan kepada pemerintah pusat untuk diimplementasikan. Ia menekankan pentingnya kreativitas dalam menjawani tantangan zaman dan berkomitmen memperkuat kedaulatan serta kesejahteraan rakyat Rusia melalui kolaborasi praktis.
Klaim ini menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen negara-negara tersebut terhadap kebijakan sanksi yang telah diterapkan oleh Barat sebagai tanggapan atas tindakan Rusia di Ukraina. Meskipun demikian, Putin menegaskan bahwa Rusia tetap kuat dan akan bertahan di masa depan melalui inovasi dan kerja sama internasional.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo terima Ramos-Horta dan 20 peraih Nobel di Istana Merdeka
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 18.37
Gawat! Pesawat Rusia Terobos Zona Korsel, Jet Tempur Dikerahkan
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.30
Pesawat Raksasa Rusia 4 Tahun Disandera Negara NATO, Terancam Tak Bisa Pulang
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 09.18
Ketua DPD RI Tindak Lanjuti Kerja Sama Pendidikan dengan Rusia
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.56