30 Tahun Pasca-Pembunuhan Tupac Shakur, Sidang Perdana Ungkap Motif Dendam Antar-Geng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang pembunuhan rapper Tupac Shakur dimulai di Las Vegas setelah hampir 30 tahun. Jaksa menuduh Duane "Keffe D" Davis, mantan pemimpin geng South Side Compton Crips, memerintahkan penembakan Tupac pada 7 September 1996 sebagai aksi balas dendam karena keponakannya, Orlando Anderson, dipukuli oleh Tupac dan Suge Knight.
Jaksa menyatakan Davis memberikan senjata kepada eksekutor di dalam mobil Cadillac putih untuk menembak korban. Kasus ini mencuat kembali setelah memoar Davis terbit tahun 2019. Namun, Davis membantah tuduhan tersebut dan pengacaranya mengklaim isi buku itu hanyalah fiksi. Jika terbukti bersalah, Davis terancam hukuman penjara seumur hidup.
Bagikan
Berita terkait
Setelah 30 Tahun, Misteri Pembunuhan Tupac Shakur Terungkap
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.20
Nyaris 30 Tahun Berlalu, Pembunuh Sosok Rapper Ini Akhirnya Terungkap
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 06.30
Siapa Tupac Shakur dan Apa yang Kita Ketahui tentang Pembunuhannya?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.16
Wanita Vokalis Band Dipolisikan Usai Pose 'Gaya Takbir' di Konser Jakut
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.57