35 Hari KKN, 1.130 Mahasiswa UPGRIS Jadi Agen Antinarkoba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 1.130 mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 35 hari di 66 desa yang tersebar di empat kabupaten Jawa Tengah: Semarang, Kendal, Demak, dan Grobogan. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Rektor Sapto Budoyo di Balairung UPGRIS pada Rabu (29/7).
Selama KKN, mahasiswa ditugaskan menjadi agen antinarkoba, hasil kolaborasi UPGRIS dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. Mereka juga akan mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, pengentasan stunting, penguatan UMKM, pendampingan koperasi, dan literasi digital. Rektor menekankan bahwa KKN bukan sekadar pemenuhan SKS, melainkan laboratorium kehidupan nyata bagi mahasiswa.
Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan KKN UPGRIS Arisul Ulumuddin berharap mahasiswa menjadi duta antinarkotika yang cerdas dan bertanggung jawab. Selama menjalankan KKN, mahasiswa diminta memegang tiga nilai utama universitas: adaptif, antusias, dan berintegritas.
Bagikan
Berita terkait
Expo KKN UPGRIS, Tampilkan Produk UMKM dan Kesenian Rakyat Semarang
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.00
Gubernur Ahmad Luthfi Minta MES Jateng Gerakkan Sektor UMKM
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.18
FOTO: Proyek Bendungan Jragung Dikebut, Target Operasi Februari 2027
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.27
Niat Berhenti di Bahu Jalan Tol Jagorawi, Truk Kontainer Ditabrak hingga Ringsek
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 16.36