35 Hari KKN, 1.130 Mahasiswa UPGRIS Jadi Agen Antinarkoba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 1.130 mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 35 hari di 66 desa yang tersebar di empat kabupaten Jawa Tengah: Semarang, Kendal, Demak, dan Grobogan. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Rektor Sapto Budoyo di Balairung UPGRIS pada Rabu (29/7).
Selama KKN, mahasiswa ditugaskan menjadi agen antinarkoba, hasil kolaborasi UPGRIS dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. Mereka juga akan mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, pengentasan stunting, penguatan UMKM, pendampingan koperasi, dan literasi digital. Rektor menekankan bahwa KKN bukan sekadar pemenuhan SKS, melainkan laboratorium kehidupan nyata bagi mahasiswa.
Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan KKN UPGRIS Arisul Ulumuddin berharap mahasiswa menjadi duta antinarkotika yang cerdas dan bertanggung jawab. Selama menjalankan KKN, mahasiswa diminta memegang tiga nilai utama universitas: adaptif, antusias, dan berintegritas.
Bagikan
Berita terkait
9.551 Napi Jateng Dapat Remisi Kemerdekaan, 254 Orang Langsung Bebas
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.34
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 18 Agustus 2026 : Potensi Hujan Ringan di 9 Daerah
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.10
HUT ke-81 RI, Pemprov Jateng Beri Remisi 9.551 Narapidana & Anak Binaan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.04
UNSERA Latih Guru SMK Muhammadiyah Tirtayasa Gunakan 3D Printing untuk Manufaktur Digital
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 13.15