5 Bendungan Hadir, Air Terjaga, Panen dan Kehidupan Warga Lebih Pasti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lima bendungan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 10 Juli 2026 mulai memberikan dampak nyata bagi para petani, terutama di Kabupaten Lombok Barat. Bendungan Meninting, yang berada di Nusa Tenggara Barat, kini memastikan pasokan air yang lebih teratur ke lahan pertanian, sehingga petani tidak perlu lagi berebut air di malam hari. Menurut Fathul Faizi, seorang petani lokal, hasil panennya menjadi lebih melimpah sejak bendungan beroperasi.
Secara keseluruhan, kelima bendungan tersebut—yang juga meliputi Bendungan Keureuto dan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, dan Bendungan Sidan di Bali—memiliki kapasitas total sekitar 371 juta meter kubik. Infrastruktur ini diproyeksikan dapat mengairi lahan pertanian seluas 39.540 hektare dan menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik bagi masyarakat sekitarnya. Saat ini, sekitar 15.241 hektare sudah terlayani, dengan rencana perluasan ke 24.299 hektare lagi.
Dengan dukungan jaringan irigasi, teknologi pertanian, dan benih unggul, pemerintah berharap produksi pangan nasional semakin kuat. Bendungan berperan tidak hanya menyimpan air saat musim hujan, tetapi juga mengatur distribusinya agar tetap tersedia saat kemarau dan kebutuhan pertanian meningkat.
Bagikan
Berita terkait
RI Bakal Punya 15 Bendungan Baru, Anggarannya Rp 32,8 Triliun
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 15.03
Pemprov Jateng Sokong Pangan Nasional, Ini Capaiannya di HUT Ke-81
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.57
Kementerian PU pantau infrastruktur sumber daya air di NTT pascagempa
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 17.58
Kemarau Ekstrem, 43 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Terancam Puso
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.45