645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Hunian Layak bagi Eks Pejuang Timor Timur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum bersama BUMN konstruksi termasuk PT Brantas Abipraya (Persero) menyerahkan 645 unit Rumah Khusus (Rusus) tahap V kepada warga eks pejuang Timor-Timur di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu 19 Agustus. Ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menyediakan total 2.100 unit rumah layak huni bagi masyarakat tersebut. Brantas Abipraya telah membangun 727 unit rumah secara keseluruhan.
Rumah khusus menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tipe 36 yang tahan gempa dan dibangun di atas kavling seluas 150 meter persegi. Kawasan hunian dilengkapi infrastruktur pendukung. Kontribusi Brantas Abipraya per tahap adalah 130 unit pada tahap I, 217 unit tahap II, 81 unit tahap III, 157 unit tahap IV, dan 142 unit pada tahap V. Jumlah total hunian yang diserahkan adalah 324 unit tahap I, 403 unit tahap II, 268 unit tahap III, 460 unit tahap IV, dan 645 unit tahap V.
Pembangunan hunian ini bertujuan memberikan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman. Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya, mengatakan bahwa proyek ini menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan mendukung pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.24
645 Rumah Khusus Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Hunian Layak bagi Eks Pejuang Timor Timur
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.04
Pemerintah Serahkan 645 Rumah Baru untuk Eks Pejuang Timor Timur, Brantas Abipraya Bangun 142 Unit
Berita terkait
Top! Mendagri Tito Cek Langsung Pelaksanaan Program BSPS di Purwakarta
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 14.40
Cerita Pramono Belajar soal Hunian Layak dari Zohran Mamdani
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 06.30
FOTO: Proyek Bendungan Jragung Dikebut, Target Operasi Februari 2027
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.27
Dirjen SDA Bantah Video Viral Dimarahi Menteri PU, Ini Sosok yang Ditegur
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.08