8 WNI Jadi Militer Rusia, Komisi I DPR Minta Perketat Pengawasan Tenaga Kerja LN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menyoroti dugaan 8 WNI direkrut untuk bergabung dengan militer Rusia melalui tawaran pekerjaan. Ia meminta penguatan pengawasan proses perekrutan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri, khususnya untuk negara dalam konflik. Pengawasan perlu dimulai dari awal, memastikan pekerjaan legal, jelas risiko, serta informasi lengkap sebelum WNI berangkat. Koordinasi antar kementerian dan mekanisme deteksi dini pengaduan juga dia minta ditingkatkan. Namun, penguatan pengawasan tidak boleh menghalangi kesempatan kerja luar negeri yang sah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 15.25
BIN Atensi Dugaan 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia
Berita terkait
BIN Beri Atensi soal 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Kita Dalami Lebih Lanjut
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.29
Nasib Kewarganegaraan 8 WNI Setelah Gabung Tentara Rusia
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 06.05
Dubes Rusia Bantah Rekrut WNI Jadi Tentara, Siap Bantu Penyelidikan Kemlu
VOI · 1 September 2026 pukul 21.15
8 WNI Diduga Direkrut jadi Tentara Rusia, Dasco Ungkap Modusnya
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.00