9 Korban KM Virgo Teridentifikasi, Seluruhnya Diserahkan ke Keluarga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352799/original/054365100_1789871505-WhatsApp_Image_2026-09-19_at_18.10.01.jpeg)
Hingga 19 September 2026, Polri berhasil mengidentifikasi dan menyelesaikan seluruhnya 9 korban meninggal dunia dari KM Virgo Transport 8, sekaligus memastikan 108 korban hidup telah dipulangkan. Proses identifikasi dilakukan melalui tim Disaster Victim Identification (DVI) dengan menggabungkan data ante mortem (AM) dari keluarga dan data post mortem (PM) dari pemeriksaan lapangan. Dari 117 korban yang ditemukan, 9 korban meninggal dunia telah teridentifikasi secara lengkap dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Korban yang tewas meliputi 7 pria dan 2 wanita dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan, dengan usia antara 22 hingga 59 tahun. Untuk mendukung proses identifikasi, Polri telah mengumpulkan 153 data AM dari keluarga korban, meskipun 18 di antaranya merupakan duplikat. Setelah pengurangan duplikat, tersedia 135 data AM yang valid, dengan 9 data telah direkonsiliasi dan 126 data masih dalam proses pencocokan.
Tim DVI yang terlibat terdiri dari 140 personel, termasuk dokter, perawat, dan tenaga kesehatan dari Polda Kalimantan Selatan, Polda Jawa Timur, dan Pusdokkes Polri. Selain itu, Biddokkes Polda Jawa Barat juga mendukung pengambilan sampel DNA dari 13 keluarga korban di Garut menggunakan metode Buccal Swab. Hingga kini, 126 orang dari total 243 orang dalam manifestasi masih dalam proses pencarian oleh Polri, Basarnas, dan tim SAR.
Bagikan
Berita terkait
Polda Jabar: 2 Korban Meninggal Insiden KM Virgo Warga Garut
kumparan · 16 September 2026 pukul 15.27
Polri Siagakan 140 Personel DVI dan 5 Posko Identifikasi Korban KM Virgo
Detik.com · 14 September 2026 pukul 20.36
Polri Buka Posko DVI Bantu Penanganan Korban KMP Virgo Transport 8
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 17.02
Polri Kerahkan 3 Kapal untuk Cari 118 Orang Korban KM Virgo 8 yang Masih Hilang
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 20.40