9 Taman Nasional Ditutup Sementara untuk Cegah Risiko Kebakaran Hutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan menutup sementara 9 Taman Nasional dan membatasi aktivitas wisata pendakian di Kawasan Suaka Alam serta Kawasan Pelestarian Alam sejak 1 September 2026. Penutupan dilakukan untuk mencegah risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada puncak musim kemarau 2026. Pemetaan risosi memperhatikan tingkat kerentanan, tumpukan bahan bakar alami yang kering, dan kesiapan personel. Di antara 9 Taman Nasional yang ditutup, termasuk TN Bromo Tengger Semeru, TN Gunung Gede Pangrango, TN Bukit Baka Bukit Raya, dan TN Lorentz. Sementara itu, 5 kawasan dengan risiko sedang tetap dibuka dengan pengawasan ekstra dan pembatasan zonasi aman. Layanan pemesanan tiket online untuk lokasi ditutup ditangguhkan, namun calon pendaki yang sudah membeli tiket sebelum 1 September tetap mendapat hak pelayanan. Kebijakan ini dinamis dan akan dievaluasi berkala.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.55
Mulai Besok Pendakian di 9 Taman Nasional RI Ini Ditutup Sementara
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 17.10
170 Pendaki Sempat Terjebak Karhutla, Sembilan Taman Nasional Ditutup
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 22.00
Karhutla Mengancam, Pemerintah Tutup Sementara Pendakian 9 Taman Nasional
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.04
Menhut tutup sementara pendakian 9 taman nasional rawan karhutla
Berita terkait
Kebakaran Hutan Landa Ranu Kembang, Pendakian Gunung Semeru Ditutup
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 09.57
9 Taman Nasional Ditutup Imbas Karhutla: Semeru hingga Gede Pangrango
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 14.32
Kebakaran di Ranu Kembang, Jalur Pendakian Gunung Semeru Ditutup Total
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.02
Kementerian PU Suplai Air Tangani Karhutla di Muaro Jambi
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 05.38