Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

94 Titik Jalan dan Jembatan di Flores Rusak akibat Gempa NTT

Gempa bumi pada 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan pada 94 titik jalan dan jembatan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan pendataan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT hingga 20 Agustus 2026, kerusakan meliputi 75 titik longsoran, tiga titik amblas, dan 16 jembatan serta duiker. Meskipun demikian, 15 ruas jalan nasional yang terdampak tetap fungsional dan dapat dilalui kendararan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Tim Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana telah melakukan pemeriksaan terhadap 34 titik longsoran dan sembilan jembatan. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan material longsoran hingga penyiapan rehabilitasi permanen. Di sejumlah ruas seperti Ruteng–Reo–Kedindi dan wilayah Ende, tim telah membersihkan material dan memasang perlindungan seperti rock bolt, wire mesh, dan rockfall barrier untuk mencegah longsor susulan. Kementerian PU juga memastikan bahwa arus kendaraan, termasuk distribusi logistik dan BBM, tetap berjalan lancar meski terdapatnya kerusakan infrastruktur. Pemantauan kondisi terus dilakukan bersama pemerintah daerah untuk mencegah kerusakan lanjutan akibat gempa susulan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait