95 Persen Masyarakat Sikat Gigi di Waktu yang Salah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lebih dari 95 persen masyarakat Indonesia sudah menyikat gigi setiap hari, namun kurang dari tiga persen yang melakukannya pada waktu yang benar, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg. Tari Tritarayati dalam konferensi pers Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026 di Jakarta. Fenomena ini juga terlihat pada siswa SDN Menteng 01, di mana seluruh siswa mengaku menyikat gigi pada pagi hari, tetapi tidak ada yang melakukannya setelah sarapan.
Selain masalah waktu, konsumsi gula yang tinggi juga menjadi perhatian. Data menunjukkan 45,7 persen masyarakat mengonsumsi makanan atau minuman manis lebih dari satu kali sehari. Menurut Prof. drg. Suryono, kerusakan gigi disebabkan oleh asam yang dihasilkan bakteri setelah memecah gula, bukan karena gigi "dikuman".
PDGI melalui BKGN 2026 mengingatkan masyarakat untuk menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur, serta mengurangi konsumsi gula untuk mencegah kerusakan gigi yang lebih parah.
Bagikan
Berita terkait
Mahasiswa UNEJ Ikuti KKN Internasional di Timor-Leste, Edukasi Kesehatan Gigi
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.30
Rangkul Mojang Jajaka Jabar, FDC Foundation Putar Film Dokumenter Negeri Susah Senyum
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.19
Video: Inovasi Pasta Gigi Bantu Warga RI Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.58
FDC Smile Bus Bawa Layanan Gigi Berbasis AI Lebih Dekat ke Karyawan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.20