Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

99 Persen Fraud Perbankan Berawal dari Rekayasa Sosial, Bukan Retasan Sistem

Menurut Wani Sabu, Senior Adviser Fraud Banking Investigation BCA, sekitar 99 persen kasus penipuan di sektor perbankan di Indonesia berawal dari rekayasa sosial (social engineering), bukan penembusan sistem teknologi. Hal ini disampaikan dalam seminar 'Now You See: Now You Aware' yang digelar di Jakarta. Rekayasa sosial memanfaatkan emosi korban, seperti rasa senang atau cemas, dengan modus iming-iman voucher, undian berhadiah, atau pemalsuan petugas bank dan instansi resmi. Wani menekankan pentingnya verifikasi ulang saat menerima kontak dari pihak asing atau penawaran yang mencurigakan, serta menghindari mengunduh aplikasi yang tidak perlu akibat FOMO.

Berita terkait