Ada 5.539 Hotspot Karhutla di Konsesi Perusahaan, WALHI Desak Pemerintah Audit Perizinan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Selatan mendesak pemerintah melakukan audit perizinan terhadap perusahaan yang wilayah konsesinya terdeteksi memiliki hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Analisis WALHI Sumsel pada 21-31 Agustus 2026 menemukan 5.539 hotspot berada di wilayah konsesi perusahaan, dari total 11.978 hotspot yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Sumsel. Di antara 5.539 hotspot di konsesi, 4.383 berada di wilayah Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan-Hutan Tanaman Industri (PBPH-HTI), dan 1.156 di wilayah perkebunan. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak yakni 5.391 titik, diikuti Musi Banyuasin (1.414), Muara Enim (1.412), dan Banyuasin (1.325).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 12.21
BMKG deteksi lonjakan 2.671 titik panas di Pulau Sumatera
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 10.27
Asap Karhutla Masih Selimuti Kalbar Meski Jumlah Hotspot Turun
Berita terkait
Kabut Asap Meluas, 1.079 Hotspot Terdeteksi di Sumsel
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 19.01
Kabut Asap Makin Pekat, Menhut Ungkap Perkembangan Penanganan Karhutla di Sumsel
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 11.31
Herman Deru Paparkan Perkembangan Karhutla di Sumsel kepada Prabowo, Begini Kondisinya
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.24
Luas Karhutla di Banjarbaru Mencapai 1.263 Hektare
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 10.12