Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Adiknya Diduga Pukul Dokter-Sekuriti RSUD, Bupati Kubu Raya Buka Suara

Seorang pria berinisial SU alias GI diduga menganiaya sekuriti dan dokter jaga di IGD RSUD TBSI Kubu Raya, Kalimantan Barat, saat tenaga medis menangani keluarganya yang sedang kritis. Peristiwa terjadi pada Sabtu (8/8/2026), ketika Iin Sumirat, mantan Kepala Desa Rasau Jaya III dan adik ipar Bupati Kubu Raya Sujiwo, dibawa ke IGD dengan kondisi syok kardiogenik, STEMI anterior ekstensif, dan Killip IV. GI diduga tetap berada di ruang resusitasi meski beberapa kali diingatkan untuk keluar, lalu memukul sekuriti berinisial HE dan dokter berinisial WE. Iin kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedarso Pontianak, namun tidak berhasil ditolong dan meninggal dunia. Kasus ini mendapat perhatian setelah videonya viral di media sosial.

Bupati Kubu Raya Sujiwo akhirnya angkat bicara terkait dugaan aksi kekerasan yang dilakukan oleh adiknya. Awalnya enggan memberikan pernyataan karena keluarga masih berduka, Sujiwo akhirnya menyampaikan sikapnya setelah ada permintaan dari media. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan kekerasan atau arogansi di rumah sakit, meskipun pelaku diduga termasuk anggota keluarganya. Sujiwo menekankan bahwa jabatan dan hubungan keluarga tidak boleh menjadi alasan untuk membenarkan tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan yang sedang bertugas.

Sujiiwo juga menyampaikan harapannya agar keluarga yang dekat dengannya selalu menjaga dan memberikan motivasi, serta menjaga nama baiknya, bukan sebaliknya. Kasus ini menyoroti pentingnya penghormaan terhadap tenaga medis yang sedang menjalankan tugas, terutama dalam situasi yang sudah tegang akibat kondisi pasien yang kritis.

Berita terkait