Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Adopsi Teknologi Pengereman Motor Berpotensi Tekan Kerugian Ekonomi Rp2,16 Triliun

Kajian ITB menyatakan adopsi teknologi pengereman motor baru berpotensi mengurangi hingga 111.163 kematian dan menekan kerugian ekonomi Rp2,16 triliun hingga 2045. Teknologi seperti ABS penting karena kegagalan pengereman menjadi faktor utama kecelakaan roda dua yang menyumbang 73% dari 149.000 kecelakaan harian. Dalam kondisi mendadak, roda motor kompak dalam 0,2 detik sedangkan reaksi manusia rata-rata 0,75 detik. PT Jasa Raharja telah menyalurkan santunan korban roda dua sebesar Rp3,22 triliun pada 2025, dengan mayoritas korban berusia 15-34 tahun. Manfaat ekonomi penerapan ABS diperkirakan lebih dari lima kali lipat dibanding biaya investasi.

Berita terkait