Adrian Yunan Ungkap Masih Terima Royalti dari Lagu Efek Rumah Kaca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Adrian Yunan, mantan bassis Efek Rumah Kaca (ERK), mengungkapkan bahwa ia masih menerima royalti dari lagu-lagu yang pernah diciptakan dan dimainkan bersama band tersebut. Meskipun sudah tidak aktif bersama ERK, pendapatan dari hak ekonomi karyanya masih mengalir secara rutin. Adrian menilai sistem pembagian royalti di dalam ERK sangat transparan, bahkan memuji ketelitian Cholil Mahmud dalam mengelola administrasi lagu-lagu hits mereka. "Royaltinya masih berasa, justru dari Efek Rumah Kaca," katanya. Ia menambahkan, meskipun ada Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang terlibat, pencatatan dan pengelolaan yang rapi justru dilakukan oleh anggota ERK itu sendiri. Adrian menyebutkan bahwa pendapatan tersebut berasal dari sejumlah lagu legendaris yang masih sering diputar hingga kini. Hal ini menjadi bukti bahwa karya musik seseorang dapat memberikan nilai jangka panjang, bahkan setelah tidak lagi aktif sebagai musisi. Menurutnya, ini memberi kepastian finansial bagi para musisi yang karyanya masih digunakan secara luas.
Bagikan
Berita terkait
Matilah Kau Mati, Efek Rumah Kaca Garap OST Film Laut Bercerita
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 14.14
Sigit Wardana Buktikan Semangat Berkarya Lewat Eksisten!
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 09.09
Primaria Fest 2026 Hadirkan Ragam Musik Indonesia dalam Satu Panggung
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 18.50
Luncurkan Setyo Tekan Selawase, Yuli JJS Angkat Kisah Kesetiaan dan Kehidupan Rumah Tangga
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 22.09