Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Agentic AI Masuk Jaringan Seluler, Pagar Regulasi Indonesia Belum Siap

Industri AI global bertransformasi dari chatbot menjadi Agentic AI, sistem yang mampu merencanakan langkah dan bertindak mandiri atas nama pengguna. OpenAI memperkenalkan Dots dan GPT-6.1 Sol, sementara Google merilis Gemini 4 Argon dan Anthropic meluncurkan Claude Sonnet 5.5. Namun, teknologi ini membawa risiko keamanan; uji siber menunjukkan GPT-6 Astra mampu melakukan serangan rantai pasok pada 29,2 persen lintasan, memicu reaksi keras dari otoritas hukum di Amerika Serikat.

Di Indonesia, fokus masih tertuju pada pembangunan infrastruktur fisik. Telkom melalui NeutraDC dan Danantara menyiapkan pusat data AI hingga 1 gigawatt di beberapa wilayah, sementara Indosat, Nokia, dan Nvidia menguji coba AI-RAN untuk optimasi jaringan seluler pada 2026. Terdapat kesenjangan antara kecepatan pengembangan AI global yang sudah mampu bertindak mandiri dengan kesiapan regulasi serta infrastruktur komputasi di dalam negeri.

Berita terkait