AHY Klarifikasi Pidato Dinilai Hindari Kesan Bermanuver-Tak Loyal ke Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Cecep Hidayat menilai klarifikasi AHY terkait pidato tentang kekuasaan merupakan upaya mengelola risiko politik sebelum HUT Partai Demokrat ke-25. Pidato yang dianggap ambigu memicu spekulasi bermanuver tidak loyal terhadap koalisi pemerintahan dengan Prabowo. Cecep menjelaskan, AHY tidak takut pada Prabowo, melainkan rasional mengurangi risiko kehilangan kepercayaan dan akses dalam koalisi. Klarifikasi diucapkan di hadapan Presiden untuk menjaga reputasi Demokrat sebagai partai setia di dalam pemerintahan, menghindari narasi bahwa partai sedang mempersiapkan kontestasi melawan pemerintah. AHY menegaskan dukungan penuh terhadap Kabinet Merah Putih dan tekankan politik tentang kepercayaan rakyat melalui pengabdian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 04.11
AHY Bawa-bawa Nilai Militer di Depan Prabowo: Harus Tahu Siapa yang Berdiri di Samping
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.55
Respons Pidato AHY yang Dinilai Kritik Pemerintah, Prabowo: Demokrasi Butuh Koreksi
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 20.39
Luruskan Pidato Kekuasaan Ada Batasnya, AHY: Kami Ingin Teguhkan Nilai dan Jati Diri Perjuangan Partai
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 12.26
Prabowo Depan SBY: Waktu Tidak Berkuasa, Partai Demokrat Tak Caci Maki, Tak Bakar-bakar...
Berita terkait
AHY Dukung Prabowo Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Kekayaan Negara
VOI · 10 September 2026 pukul 09.30
AHY Akui Partai Demokrat Butuh Influencer Seperti Aldi Taher: Sebetulnya Kami Ingin Terus Menyapa...
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.21
'Sekarang AHY Lebih Dipercaya dan Lebih Menguntungkan Prabowo Daripada Gibran'
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.15
AHY ke Prabowo: Bapak Presiden Dapat Mengandalkan Partai Demokrat
VOI · 10 September 2026 pukul 08.36