Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

AHY Sebut Kekuasaan Bukan untuk Selamanya, Saan NasDem Merespons

Wakil Ketua Umum NasDem Saan Mustopa merespons pernyataan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait sifat sementara kekuasaan. Dalam pertemuan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (9/9), Saan menyampaikan bahwa aturan di Indonesia telah membatasi jabatan Presiden Republik Indonesia hingga dua periode, sesuai dengan Undang-Undang Dasar. "Maksimal, kan, dua periode dan itu sudah diatur dalam Undang-Undang Dasar," ujarnya. NasDem menyatakan menghormati sikap politik Demokrat melalui AHY yang menekankan bahwa kekuasaan bersifat sementara dan tidak milik pribadi. "Tentu sebagai sebuah sikap politik sebuah partai, kami menghormati dan menghargai saja," tambahnya. Namun, Saan menegaskan bahwa situasi saat ini penuh tantangan, sehingga diperlukan kebersamaan seluruh anak bangsa untuk memajukan negara. Menurutnya, tantangan nasional maupun internasional membutuhkan kerja sama yang kuat. Selain itu, partai politik pendukung pemerintah diharapkan untuk mengedepankan sikap mengawal program pemerintahan presiden baru, Prabowo Subianto.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait