Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

AI bakal Temukan Obat Kanker dalam Beberapa Dekade

CEO Arm Holdings, Rene Haas, optimis bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menemukan obat kanker dalam beberapa dekade mendatang. AI dinilai mampu memecahkan pemodelan penanda DNA yang terlalu kompleks bagi manusia dan komputer konvensional, sehingga memungkinkan terobosan medis yang sebelumnya mustahil ditemukan dalam masa hidup manusia.

Optimisme ini didukung oleh kemajuan teknologi seperti AlphaFold 3 dari Google DeepMind yang memprediksi interaksi molekul obat, serta uji klinis obat rancangan AI oleh Isomorphic Labs. Perusahaan farmasi besar seperti AstraZeneca, Eli Lilly, dan Sanofi juga telah berinvestasi miliaran dolar untuk pengembangan perawatan kanker berbasis AI. Namun, Haas memperingatkan bahwa kendala rantai pasok cip AI saat ini masih menjadi tantangan utama dalam mempercepat proses tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait