AI dan IoT Ubah Sawah di Yogyakarta Jadi Bisnis Menjanjikan bagi Anak Muda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemda DIY dan Pemerintah Kalurahan Pleret mengintegrasikan teknologi IoT dan AI di lahan Banyu Kencono, Bantul, untuk memodernisasi pertanian. Sistem ini menggunakan sensor kelembapan, intensitas cahaya, dan asisten suara Alexa yang ditenagai panel surya untuk otomatisasi penyiraman serta pemupukan. Inovasi ini bertujuan menarik minat generasi muda dan membantu petani perempuan melalui pengelolaan lahan jarak jauh via ponsel pintar.
Secara ekonomi, uji coba pada lahan 1.000 m² dengan biaya operasional Rp8 juta menghasilkan 1,2 ton bawang merah, dengan proyeksi balik modal dalam satu tahun. Untuk menjaga arus kas, diterapkan diversifikasi komoditas seperti bawang merah, cabai keriting, dan pare. Meski menghadapi kendala hama yang merusak kabel sensor, sistem ini terus dikembangkan menuju operasional otonom penuh tanpa pekerja manual.
Bagikan
Berita terkait
Era Baru Operator Seluler, Bisnis Bergeser dari Telco ke TechCo
Detik.com · 21 September 2026 pukul 19.30
Puji Binaan PalmCo, Amran Sulaiman: Bapak Petani yang Hebat
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 15.01
Canggih, Mesin Cuci Berotak AI Ini Bisa Otomatis Atur Suhu Air dan Deterjen
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.00
Petani di China Kehilangan 10 Hektare Tanaman Gegara Ikuti Saran Chatbot AI
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 11.14