Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Air Mata Melepas Kepergian Messi

Lionel Messi secara resmi mengumumkan pensiunnya dari tim nasional Argentina pada Senin, 31 Agustus 2026, menandai akhir dari karier internasional yang berdurasi lebih dari dua dekade. Pernyataan pengunduran diri dilontarkan Messi melalui akun Instagram pribadinya, diikuti dengan penulisan tangan di tiga kertas, sebagai simbol penutupan bab suci bagi sang legenda. Final Piala Dunia 2026 yang digelar pada 19 Juli 2026 lalu menjadi laga terakhirnya, di mana tim Argentina tak mampu melaju dan Messi terlihat kelelahan di bawah tekanan serangan muda Spanyol. Pelatih Lionel Scaloni pun mengungkapkan emosinya dengan menangis setelah pertandingan, menyadari kehilangan Messi dan sejumlah pemain senior lainnya yang juga akan segera pensiun.

Messi, yang telah membawa Argentina meraih dua gelar Copa America (2021 dan 2024) serta satu kemenangan Piala Dunia 2022, dikenang sebagai sosok yang tak tergantikan. Para rekan satu tim, seperti Cristian Romero dan Giovani Lo Celso, menyampaikan rasa syukur dan duka atas kepergianannya. Di luar lapangan, warga Argentina turun tanggi memberikan penghormatan melalui pesan di telepon merah di jalan, menyampaikan terima kasih atas inspirasi dan kegembiraan yang diberikan Messi selama puluhan tahun. Bagi banyak peminum sepak bola, Messi bukan hanya seorang atlet, tetapi ikon nasional yang menjadi penyejahtera moral bagi bangsa yang sering dilanda krisis ekonomi dan politik.

Meski pensiun dari timnas, Messi masih aktif bermain untuk Inter Miami, di mana ia mencetak empat gol dalam pertandingan terbaru. Pengunduran diri ini juga membuka pertanyaan tentang masa depan Scaloni dan generasi pemain muda, dengan nama seperti Nico Paz dan Lamine Yamal diproyeksikan sebagai pewaris warisan sepak bola Argentina. Messi meninggalkan rekam jejak tak terlupakan: 8 Ballon d’Or, lebih dari 900 gol karier, dan posisi sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola.

Berita terkait