Air PDAM di Semarang Keruh, Apa Penyebabnya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PDAM Tirta Moedal Kota Semarang menjelaskan penyebab air di beberapa wilayah menjadi keruh dan kecoklatan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh faktor alam yang menyebabkan kualitas air baku di Saluran Klambu-Kudu menurun drastis. Tingkat kekeruhan atau turbidity lumpur yang masuk melonjak sangat tajam di atas kondisi normal, sehingga distribusi air bersih terganggu dan kualitas air tidak layak dikonsumsi hingga proses penjernihan kembali normal.
Meski demikian, PDAM memastikan instalasi pengolahan air tetap beroperasi sebagaimana mestinya. Tim teknis bersiaga 24 jam melakukan penyesuaian ekstra pada dosis pengikat lumpur, pencucian filter, dan pengurasan pipa di lapangan agar air segera jernih kembali. Hingga Rabu siang, tingkat kekeruhan di beberapa wilayah mulai berangsur normal, namun petugas masih terus melakukan pemantauan secara intensif.
Wilayah yang sempat menerima laporan air keruh meliputi Bukit Kencana Jaya (BKJ), Singa, Panda, Rowosari, Gajah, Woltermonginsidi, Pedurungan, Sendangguwo, dan Kedungmundu.
Bagikan
Berita terkait
Pantauan Terkini Permukaan Sungai Cisadane Susut, Kualitas Air Menurun
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 17.25
Gangguan Aliran Air di 8 Wilayah Kota Bogor Telah Diperbaiki, Kembali Normal
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.39
Dijanjikan Bisa Masuk UI, Warga Semarang Tertipu Rp380 Juta
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 15.04
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.35