Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Akademisi Sorot Langkah Cepat Pemerintah Respons Kasus MBG di Karo

Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Wahyu Ario Pratomo, memuji langkah cepat pemerintah pusat dalam menangani kasus diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Ia menyoroti kunjungan langsung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Karo serta rujukan 353 pelajar yang terdampat ke Jakarta untuk penanganan di Rumah Sakital Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Menurut Wahyu, langkah ini tepat karena memastikan korban tetap mendapatkan pemeriksaan, terapi, dan observasi hingga kondisi mereka stabil, terlepas dari kemampuan ekonomi keluarga. Ia menilai fasilitasi rujukan ini juga memberi kepastian dan ketenangan pikiran kepada keluarga korban.

Korban keracunan MBG tersebut terjadi pada 13 Agustus 2026, dengan 353 pelajar terdampat. Gejala muncul beberapa jam setelah konsumsi makanan di sekolah. Dua korban, Febiona dan Agnesia, masih membutuhkan perhatian khusus; Febiona mengalami gangguan ingatan dan kejang-kejang, sementara Agnesia mengalami masalah pada ginjalnya.

Wahyu menekankan bahwa penanganan kasus harus dilakukan secara individu sekaligus dengan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program MBG. Ia menyarankan agar pemerintah menelusuri seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan, penyimpanan, proses memasak, kebersihan dapur, distribusi, hingga waktu konsumsi, untuk mengidentifikasi akar penyebab dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait