Aksi Heroik Ibu dari Maluku Tengah, Panjat Tower 72 Meter Buat Copot Bendera RMS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Welhemina Rumra/Sinay, seorang ibu asal Negeri Aboru, Kabupaten Maluku Tengah, melakukan aksi heroik memanjat tower setinggi 72 meter tanpa alat pengaman. Aksi berbahaya ini dilakukan demi menurunkan bendera Republik Maluku Selatan (RMS) yang berkibar di daerahnya. Tangannya bahkan sempat terluka dan berdarah ketika berusaha memutuskan tali pengikat bendera di puncak tower tersebut.
Pihak Kodam XV/Pattimura menjelaskan bahwa tindakan Welhemina merupakan inisiatif pribadi karena merasa terusik oleh provokasi separatisme. Sebagai ibu dari calon prajurit TNI, ia bertindak demi menjaga kedamaian lingkungan serta masa depan generasi muda di Aboru. Aksi ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa masyarakat setempat mendukung gerakan separatis, membuktikan bahwa warga justru menolak propaganda tersebut.
Pangdam XV/Pattimura mengapresiasi keberanian Welhemina dalam menjaga ketenteraman wilayah. Penurunan simbol terlarang ini menjadi bukti nyata kesadaran murni masyarakat lokal yang menginginkan kedamaian dan menolak isu separatisme.
Bagikan
Berita terkait
TNI AD Kirim Starlink hingga Toren untuk Penanganan Dampak Gempa di NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.41
TNI AD Kirim Starlink hingga Toren Air ke NTT, KSAD Maruli Soroti Kebutuhan Kecil yang Sering Terlupa
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 13.30
KSAD Ungkap Bantuan TNI AD untuk Korban Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.50
KSAD Maruli Ungkap Bantuan TNI AD untuk Korban Gempa NTT: Cangkul-Starlink
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 11.04