Aksi Heroik Ibu dari Maluku Tengah, Panjat Tower 72 Meter Buat Copot Bendera RMS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Welhemina Rumra/Sinay, seorang ibu asal Negeri Aboru, Kabupaten Maluku Tengah, melakukan aksi heroik memanjat tower setinggi 72 meter tanpa alat pengaman. Aksi berbahaya ini dilakukan demi menurunkan bendera Republik Maluku Selatan (RMS) yang berkibar di daerahnya. Tangannya bahkan sempat terluka dan berdarah ketika berusaha memutuskan tali pengikat bendera di puncak tower tersebut.
Pihak Kodam XV/Pattimura menjelaskan bahwa tindakan Welhemina merupakan inisiatif pribadi karena merasa terusik oleh provokasi separatisme. Sebagai ibu dari calon prajurit TNI, ia bertindak demi menjaga kedamaian lingkungan serta masa depan generasi muda di Aboru. Aksi ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa masyarakat setempat mendukung gerakan separatis, membuktikan bahwa warga justru menolak propaganda tersebut.
Pangdam XV/Pattimura mengapresiasi keberanian Welhemina dalam menjaga ketenteraman wilayah. Penurunan simbol terlarang ini menjadi bukti nyata kesadaran murni masyarakat lokal yang menginginkan kedamaian dan menolak isu separatisme.
Bagikan
Berita terkait
ESDM Lelang Wilayah Panas Bumi Maluku Tengah, Potensi 47 Mega Watt
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.05
TNI AD Dukung TPA Galuga Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Solar
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 19.00
TNI AD Klarifikasi Video Viral Penganiayaan Prajurit Pomdam di Aceh
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 10.06
Sinergi BUMN Dorong Pemberdayaan Masyarakat Banda Neira Lewat Program TJSL Terintegrasi
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 17.24