Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Aktivitas Erupsi Merapi Masih Tinggi, BPPTKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada

BPPTKG mencatat aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada periode 24 hingga 30 Juli 2026 masih tinggi dengan erupsi efusif. Status aktivitas tetap pada level 3 atau Siaga, karena suplai magma terus berlangsung yang berpotensi memicu awan panas guguran di kawasan rawan bencana. Selama sepekan pengamatan, terjadi 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter ke arah hulu Kali Boyong dan Kali Sat/Putih. Guguran lava teramati sebanyak 6 kali ke Kali Boyong (jarak luncur maks. 2.000 m), 38 kali ke Kali Krasak (maks. 2.000 m), 7 kali ke Kali Bebeng (maks. 1.700 m), dan 48 kali ke Kali Sat/Putih (maks. 2.000 m). Kegempaan mencakup 2 gempa APG, 31 gempa Vulkanik Dangkal, 551 gempa Fase Banyak, 4 gempa Low Frequency, 647 gempa Guguran, dan 12 gempa Tektonik, meskipun intensitasnya lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya. Potensi bahaya saat ini masih berfokus pada guguran lava dan awan panas di sektor selatan–barat daya serta tenggara, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km. BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait