Akui Persoalan MBG Hampir Setahun, Menko Zulkifli Hasan Minta Waktu 2 Bulan Selesaikan Masalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama hampir satu tahun sempat mengalami berbagai persoalan dan kejanggalan yang ditemukan oleh sejumlah kementerian. Meski telah mengambil tindakan perbaikan, Zulhas meminta maaf atas gangguan yang terjadi dan menekankan komitmen pemerintah untuk memperbaiki program tersebut.
Sebagai langkah perbaikan, pemerintah telah menunjuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru, Sudaryono, untuk memimpin pelaksanaan MBG. Zulhas meminta waktu dua bulan bagi masyarakat untuk memberikan ruang agar pembenahan dan refocusing program dapat berjalan dengan baik. Fokus utama pemerintah saat ini adalah menyelesaikan masalah di tiga wilayah tangguan (3T) yakni NTT, Papua, dan Maluku yang dianggap sangat membutuhkan.
Selain itu, pemerintah menargetkan perluasan penerima manfaat MBG bagi sekitar 11 juta balita, ibu menyusui, dan ibu hamil dalam satu hingga dua bulan ke depan. Pemerintah juga menyiapkan penambahan 13.000 titik layanan MBG di Pulau Jawa serta menyelesaikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 7.000 hingga 8.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum terselesai. Zulhas berharap pelaksanaan MBG akan semakin baik sesuai harapan masyarakat setelah periode perbaikan ini selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Zulhas Ungkap Pemerintah Fokuskan MBG di 3T, Target Sebulan Selesai
Berita terkait
Anggaran Tepat Sasaran, MBG Geser Fokus ke Ibu Hamil dan Balita Daerah 3T
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.20
Sudaryono Ungkap Temuan 6 Juta Data Ganda Calon Penerima MBG pada 2027
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 22.10
Menko Zulhas: Ada 11,5 Juta Penerima MBG Ibu Hamil, Menyusui dan Balita
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.25
Menko Zulhas: Penerima MBG Tembus 63 Juta pada 2027
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.00