Al-Quran, Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Berlaku hingga Akhir Zaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para nabi sebelum Nabi Muhammad SAW diberi mukjizat yang bersifat temporal, lokal, dan material karena risalahnya ditujukan kepada umat tertentu. Berbeda dengan itu, Nabi Muhammad SAW diutus untuk seluruh umat manusia hingga akhir zaman, sehingga mukjizatnya harus bersifat universal dan kekal. Menurut Muhammad Quraish Shihab, Al-Qur'an menjadi mukjizat terbesar sebagai bukti kebenaran kenabian Nabi Muhammad SAW karena sifatnya yang abadi dan dapat diajarkan ke seluruh zaman.
Al-Qur'an sebagai mukjizat utama memiliki tiga aspek penting yang membuktikan kebenaran Nabi Muhammad SAW. Pertama, kandungan ilmunya yang luar biasa meskipun ditujukan kepada seorang yang tidak bisa membaca dan menulis. Nabi Muhammad SAW dibesarkan di tengah masyarakat Arab yang terbatas dalam kemampuan akademis, berbeda dengan peradaban lain seperti Mesir, Persia, atau Romawi yang memiliki tradisi ilmu pengetahuan yang kaya.
Kebenaran Al-Qur'an sebagai mukjizat juga terkonfirmasi melalui firman Allah SWT dalam Surah Al-Ankabut ayat 48, yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah membaca atau menulis kitab sebelum Al-Qur'an. Hal ini menjadi dasar kuat bahwa Al-Qur'an bukanlah hasil karya manusia, melainkan wahyu langsung dari Allah SWT yang bersumber pada ilmu yang melampaui kemampuan Nabi Muhammad SAW secara alami.
Bagikan
Berita terkait
Ternyata Sudah Muncul, Ini Tanda Kiamat yang Terjadi di Zaman Nabi Muhammad SAW
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 13.33
26 Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang Menakjubkan, dari Membelah Bulan hingga Isra Mikraj
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.19
7 Ayat Al Quran yang Menyebut tentang Maulid Nabi, Apa Saja?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 12.30
Pertama Kali, Perempuan Ikut Kompetisi Al-Quran King Abdulaziz di Makkah
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 21.34