Alasan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak Dihentikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343868/original/065633000_1788923588-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_10.09.35.jpeg)
Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat Arupadhatu 1 yang hilang di Selat Sunda dihentikan setelah 10 hari tanpa temuan signifikan. Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan keputusan ini disampaikan setelah rapat evaluasi di Posko SAR Nasional, Carita, Pandeglang pada Kamis (17/9/2026). Dalam operasi tersebut, 13 objek ditemukan namun tidak berkaitan dengan speedboat yang hilang. Basarnas menilai operasi pencarian tidak efektif, sehingga operasi gabungan dihentikan. Namun, Andra Soni menegaskan operasi SAR dapat dibuka kembali jika masyarakat menemukan tanda atau petunjuk terkait keberadaan korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 21.30
Tak Temukan Tanda, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat Hilang Kontak
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.32
Tim SAR Resmi Hentikan Pencarian Jurnalis dan Awak Kapal di Selat Sunda
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 01.40
Basarnas Mengalami Kendala dalam Operasi SAR Rombongan Jurnalis
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.32
Operasi Pencarian Jurnalis Hilang di Pulau Enggano Masih Nihil
Berita terkait
Hari Keenam Operasi, Basarnas Fokuskan Pencarian Jurnalis di Perairan Selatan GAK
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 10.40
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Jeriken Minyak
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 04.00
Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Speedboat Hilang di Selat Sunda, TIM SAR Perluas Pencarian Laut dan Udara
JawaPos · 12 September 2026 pukul 10.15
Mawar Putih dan Doa Kembali Selamat untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 21.47