Amanal Petros, dari Pengungsi Jadi Juara Eropa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amanal Petros, pengungsi dari Eritrea yang kemudian tinggal di Ethiopia dan Jerman, meraih medali emas maraton putra di Kejuaraan Atletik Eropa 2025 di Birmingham dengan catatan waktu 2 jam 9 menit 11 detik. Petros berdiri di atas 25 km jarak 42 km, memecahkan rekor baru Eropa, sementara pelari Italia Pietro Riva finis tujuh detik belakang. Sejak muda, Petros melarikan diri dari perang Eritrea-Ethiopia ke Tigray, Ethiopia, lalu tiba di Jerman pada 2012 sebagai pengungsi. Ia meraih kewarganegaraan Jerman pada 2015 dan mencatat rekor nasional Jerman serta Berlin Half Marathon. Di Tokyo 2025, ia hanya gagal emas karena kecepatan Alphonce Simbu di akhir lomba. Masalah visa elektronik membuatnya tiba baru di Birmingham satu hari sebelum kompetisi. Ibu Petros tinggal di Tigray, Ethiopia, menjadi sumber motivasi utama atlet berusia 31 tahun ini.
Bagikan
Berita terkait
Pelari Indonesia berpeluang tampil di Nagoya Women's Marathon 2027
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 11.13
Gelombang Panas Ekstrem Eropa 2026: 80 Juta Orang Terpapar Suhu di Atas 40 Derajat
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.04
Lewat Kegiatan Ini, Siti Fauziah Bangun Semangat Sehat dan Kebersamaan Pegawai Setjen MPR
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.03
Siti Fauziah Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Pegawai MPR RI
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.04