AMRO Revisi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026-2027, Makin Tumbuh Kencang!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga riset internasional AMRO (ASEAN+3 Macroeconomic Research Office) merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN dalam laporan Quarterly Update of the ASEAN+3 Regional Economic Outlook. Pertumbuhan ekonomi kawasan diprediksi mencapai 4,9% pada 2026 (dari 4,8% sebelumnya) dan 4,7% pada 2027. Daya dorong utama pertumbuhan adalah investasi kecerdasan buatan (AI) yang meningkatkan permintaan akan data center, jaringan, dan produk elektronik. AMRO juga mencatat revisi kenaikan belanja modal perusahaan teknologi besar AS yang mendukung permintaan komputasi berkelanjutan.
Proyeksi inflasi tetap rendah meski tekanan harga pangan meningkat akibat El Niño. Inflasi umum (headline inflation) diperkirakan 1,6% pada 2026 dan 1,7% pada 2027. Inflasi ASEAN diproyeksikan naik menjadi 3,7% pada 2026 (dari 3,6%) dan 3,4% pada 2027 (dari 3,1%). AMRO menilai dampak El Niño pada sektor pertanian dapat memperpanjang tekanan harga pangan hingga 2027, terutama bagi negara yang bergantung pada impor.
Beberapa negara ASEAN mendapatkan revisi pertumbuhan ke atas, termasuk Indonesia (5,3% pada 2026 dari 5% sebelumnya) dan Vietnam (8% pada 2026 dari 7,5% sebelumnya). Sebaliknya, Kamboja dan Filipina mendapatkan revisi penurunan. Proyeksi pertumbuhan negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand relatif stabil atau mengalami penurunan kecil pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 14.40
OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan RI Sepanjang Tahun Ini Masih Tetap Terjaga
Berita terkait
Suahasil Ungkap 3 Sinyal Ekonomi RI Mulai Bergerak di Kuartal III-2026
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 19.20
Wamendagri Ribka Ungkap Peran Kemendagri Kawal Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.01
Wamendagri Ungkap Upaya Kemendagri Jaga Keberlanjutan Pembangunan Daerah
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.35
Suahasil komitmen jaga momen pertumbuhan sekaligus kredibilitas APBN
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 14.52