Anggota DPD RI Filep Minta Masyarakat Adat Dilibatkan Dalam Pembahasan PI Tangguh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota DPD RI Dapil Papua Barat, Filep Wamafma, menuntut kejelasan dan transparansi mengenai PI 10% dalam pengelolaan proyek gas bumi Tangguh. Tangguh adalah proyek gas bumi terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi 11,4 juta ton LNG per tahun setelah Train 3 beroperasi. Proyek UCC (Ubadari-CCUS-Compression) masuk fase pengembangan baru dengan investasi USD7 miliar dan potensi gas 3 Tcf. PI 10% memberi daerah kesempatan memiliki partisipasi ekonomi dalam kontrak migas. Filep menyatakan tanpa PI, Papua Barat kehilangan pendapatan langsung dan potensi membangun aset ekonomi jangka panjang, terutama dengan masa perpanjangan KKS hingga 2055.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 15.27
Senator Filep: Perlu Model Ekonomi SKK Migas Perjelas Transparansi PI 10 Persen
Berita terkait
DPR Setujui Anggaran ESDM 2027 Rp27,37 Triliun, Naik 26,4 Persen
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.22
Jawa Kekurangan Pasokan Gas, Proyek Migas Baru Ini Jadi Penambalnya
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.30
Mentrans Puji Aksi Tim Ekspedisi Patriot UI Bangun Jembatan di Papua Barat
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.19
Pembangunan Jembatan Wariori Dikebut untuk Pulihkan Konektivitas Warga
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.09