Anggota DPR Usul Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks untuk Napi Perempuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota DPR melalui Komisi XIII mengusulkan penyediaan bilik asmara bagi warga binaan perempuan yang sudah berkeluarga, serta alat bantu seks untuk mereka yang belum menikah dan membutuhkan di lapas. Inisiatif ini diinisiasi di sejumlah lapas termasuk Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung. Menurut anggota DPR Willy Aditya, kebutuhan biologis warga binaan perlu diakomodir karena sistem pemasyarakatan bertujuan pada reintegrasi sosial, bukan sekadar pemenjaraan. Dia menekankan bahwa konsep lapas seharusya seperti rumah singgah transisi menuju kehidupan normal di masyarakat. Inisiatif ini didasarkan pada gagasan bahwa warga binaan tetap memiliki hak dan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi selama proses pemasyarakatan. DPR telah membahas dan menginisiasi gagasan ini dengan beberapa kejadian di lapas untuk pengawasan langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 September 2026 pukul 18.40
DPR Setuju Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks di Lapas Perempuan Bandung
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 14.00
Komisi XIII DPR Minta Klaster Mewah di Lapas Cibinong Dibongkar
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 20.10
Skandal Lapas Cibinong, DPR Puji Pejabat Ombudsman, 'Tapi Hati-Hati Disantet!'
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.38
Dirjen PAS Ogah Mundur Usai Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong: Saya Masih Sanggup
Berita terkait
Ketika DPR Panggil Ditjen PAS Bahas Polemik Hunian Mewah di Lapas Cibinong
kumparan · 29 September 2026 pukul 05.54
Dirjen Pas Tegaskan Bangunan di Lapas yang Tak Sesuai Peruntukan Bakal Dibongkar
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 23.32
DPR Desak Bangunan Lapas Cibinong Dibongkar Usai Temuan Ombudsman
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 18.28
Dicecar DPR soal Lapas Cibinong, Dirjen PAS Mashudi Tegaskan Tak akan Mundur
JawaPos · 28 September 2026 pukul 18.15