Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Angka Kelahiran Caesar Tinggi, Ini Kaitannya dengan Mikrobiota untuk Kesehatan Usus Bayi Menurut Pakar

Angka persalinan caesar di Indonesia mencapai 25,9 persen atau sekitar satu dari empat kelahiran, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Data ini diprediksi akan terus meningkat hingga 2030. Menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal dr. Febriansyah Darus, persalinan caesar memberikan paparan lingkungan awal yang berbeda dibandingkan persalinan normal, terutama dalam kolonisasi mikrobiota usus bayi. Proses ini dapat memengaruhi perkembangan sistem imun dan kesehatan saluran cerna anak sejak lahir hingga tiga tahun pertama kehidupan.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi dr. Andy Darma menjelaskan bahwa persalinan normal memungkinkan bayi terpapar mikroorganisme dari ibu, khususnya bakteri Bifidobacterium yang penting untuk maturasi saluran cerna. Sebaliknya, bayi yang lahir melalui caesar kehilangan paparan ini, meningkatkan risiko disbiosis usus. Untuk mengatasi hal ini, intervensi nutrisi seperti sinbiotik direkomendasikan sebagai pendekatan sains untuk mendukung kesehatan saluran cerna dan memulihkan keseimbangan mikrobiota pada bayi lahir caesar.

Berita terkait