Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Angka Perceraian di Tangsel Tinggi, LK3 Tekankan Pentingnya Layanan Konseling Kesejahteraan Keluarga

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat 2.128 perkara perceraian, dengan faktor ekonomi dan konflik berkepanjangan sebagai pemicu utama. Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Tangsel, yang dipimpin oleh Abdul Hamim Jauzie, menyoroti bahwa tingginya angka perceraian bukan sekadar isu hukum, tetapi juga mencerminkan kebutuhan akan penguatan ketahanan keluarga di tingkat dasar. Menurut Jauzie, banyak konflik rumah tangga dapat dicegah jika pasangan mendapatkan dukungan psikologis, sosial, dan manajemen konflik sejak dini. LK3 Tangsel mendorong pencegahan melalui konseling pra- dan pasca-nikah, yang mencakup kesiapan mental, komunikasi efektif, dan pengelolaan keuangan keluarga. Selain itu, akses layanan konseling yang inklusif perlu diperluas agar masyarakat lebih termotivasi untuk mencari bantuan sebelum memutuskan cerai di pengadilan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Sosial, tokoh masyarakat, dan lembaga konsultasi diharapkan dapat mendukung program edukasi ketahanan keluarga hingga tingkat kelurahan. LK3 Tangsel siap memberikan ruang aman bagi warga untuk berdiskusi dan mencari solusi atas konflik keluarga, dengan tujuan agar perceraian menjadi pilihan terakhir, bukan langkah pertama.

Berita terkait