Antrean IGD RSUD Bandung Kiwari Membludak, Begini Respons Wali Kota Farhan
JPNN.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IGD RSUD Bandung Kiwari mengalami peningkatan jumlah pasien akibat banyak warga yang mengalami demam tinggi, batuk, dan pilek. Peningkatan ini menyebabkan waktu tunggu pelayanan, pemeriksaan, dan ketersediaan tempat tidur rawat inap menjadi lama. Petugas IGD tetap menangani pasien sesuai prioritas darurat. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan pemerintah tidak menganggap remeh situasi tersebut dan memastikan semua fasilitas kesehatan tetap melayani masyarakat dengan prinsip tidak boleh menolak pasien.
Bagikan
Berita terkait
Antrean IGD RSUD Bandung Kiwari Membeludak, Begini Respons Wali Kota Farhan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 13.55
Kasus Influenza A Merebak, Pakar UGM Bagikan 6 Langkah Cegah Penularan
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 12.38
Kemenkes Catat Kenaikan Kasus Influenza Jadi 51%, Mayoritas Influenza A
kumparan · 19 September 2026 pukul 17.06
Fiji Deklarasikan Darurat HIV, 1 dari 60 Orang Dewasa Terinfeksi
Detik.com · 18 September 2026 pukul 16.15