AP2LN: Penerapan Ikusei Shuro jadi Peluang Tingkatkan Kualitas Pemagang Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) menilai penerapan Ikusei Shuro di Jepang mulai 1 April 2027 sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pemagangan luar negeri Indonesia. Sistem baru ini akan menggantikan Technical Intern Training Program (TITP) dengan fokus pada pengembangan kompetensi dan kebutuhan sumber daya manusia Jepang, termasuk persiapan menuju standar Specified Skilled Worker (SSW).
Ketua Umum AP2LN, Firman Budiyanto, menekankan pentingnya penguatan pendidikan, pelatihan bahasa Jepang, sertifikasi kompetensi, serta kesiapan mental dan budaya calon peserta sebelum keberangkatan. Dengan melibatkan ratusan Lembaga Pelatihan Kerja–Sending Organization (LPK-SO), AP2LN mendukung proses pemagangan yang profesional dan terintegrasi.
Perubahan sistem ini menuntut seluruh pemangku kepentiagian, termasuk peserta, lembaga penyelenggara, dan pemerintah, untuk menyiapkan regulasi, standar pelatihan, dan mekanisme penyelenggaraan yang sesuai dengan persyaratan Jepang.
Bagikan
Berita terkait
10 Negara Asia Paling Rajin Bangun Pagi, Indonesia Nomor Satu
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.29
Pernah Dibom Atom AS, Jepang Kini Buka Wacana Miliki Senjata Nuklir
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 13.46
Rasakan Sensasi Jajanan Kaki Lima Jepang di Tengah Alam Sentul Lewat '60 Seconds to Tokyo'
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 01.01
Bantu Karhutla Kalimantan, Menhan Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera ke Pasukan Jepang
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.45