Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Apa Beda LRT Jakarta dengan LRT Jabodebek?

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai sepanjang 12,2 km yang diharapkan mengangkut 80 ribu penumpang per hari. LRT Jakarta dikembangkan oleh BUMD Jakpro menggunakan APBD DKI Jakarta, dengan armada dari Hyundai Rotem Korea Selatan yang dilengkapi teknologi articulated bogie untuk menempuh tikungan tajam. Proyek ini mulai dibangun pada 2016 dan menggelar uji publik pada 2019.

Berbeda dengan LRT Jakarta, LRT Jabodebek dikelola oleh PT KAI dan dibangun oleh PT INKA Indonesia sebagai proyek strategis nasional. LRT Jabodebek memiliki jaringan lebih luas dengan panjang 44,3 km menghubungkan Jakarta, Bekasi, Depok, dan Bogor. Sistem kelistrikannya menggunakan Listrik Aliran Bawah (LAB) dan Third Rail, sementara LRT Jakarta menggunakan sistem lain.

Pada aspek tarif, LRT Jakarta menetapkan harga tetap Rp5.000 per perjalanan, sementara LRT Jabodebek menggunakan sistem progresif mulai dari Rp5.000 per km pertama ditambah Rp700 per km berikutnya, dengan tarif maksimal Rp20.000 saat jam sibuk dan Rp10.000 di luar jam sibuk. LRT Jakarta memiliki 6 stasiun dan kapasitas 270 penumpang per kereta, sementara LRT Jabodebek memiliki 18 stasiun dengan kapasitas 1.308 penumpang per kereta.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait