Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Apa yang Membuat Kita Masih Indonesia?

Menjelang Visi Indonesia Emas 2045, kemajuan bangsa tidak cukup hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur fisik. Penguatan nilai Pancasila dan karakter manusia dinilai sangat mendesak di tengah ancaman erosi sosial, krisis adab publik, dan tantangan penegakan hukum yang berlangsung secara bertahap.

Tantangan kebangsaan ini diperkuat oleh sejumlah data empiris. Laporan BPS mencatat Rasio Gini ketimpangan ekonomi nasional berada di angka 0,375, sementara ketimpangan perkotaan mencapai 0,395. Selain itu, Indeks Perilaku Anti-Korupsi berada di skor 3,85, serta riset Digital Civility Index dari Microsoft menempatkan tingkat keadaban digital netizen Indonesia pada posisi ke-29 dari 32 negara.

Guna mengatasi berbagai persoalan tersebut, Pancasila harus diwujudkan sebagai prinsip hidup nyata dalam keadilan dan etika publik. Pembangunan nasional ke depan berfokus mencetak manusia Indonesia yang berintegritas, toleran, cerdas, dan adaptif terhadap teknologi modern tanpa kehilangan akar kebudayaan serta jatidiri kebangsaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait