Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

APBN 2027 Masih Fleksibel, Pemerintah Siapkan Ruang Insentif Baru

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memastikan APBN 2027 memiliki fleksibilitas untuk mengakomodasi insentif pemerintah tambahan guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan struktur belanja negara yang fleksibel, pemerintah dapat melakukan penyesuaian kebijakan insentif baru pada 2027. Meski memberikan ruang untuk insentif tambahan, pemerintah tetap menjaga defisit APBN 2027 pada level 2,4% PDB. Strategi pembiayaan anggaran diarahkan untuk mengendalikan defisit dan mengoptimalkan sumber pembiayaan domestik. Beberapa program yang akan dilanjutkan pada 2027 meliputi: program magang 150.000 peserta, program vokasi 300.000 orang, pengurangan PPh Pasal 21 bagi 7,5 juta pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta/bulan, serta penyesuaian PTKP berdasarkan inflasi. Di sektor perumahan, fasilitas PPN DTP akan dilanjutkan untuk rumah hingga Rp2 miliar. Pemerintah juga menyiapkan KPR bersubsidi dengan bunga 6% untuk rumah hingga Rp500 juta bagi masyarakat dengan penghasilan tetap Rp17 juta/bulan.

Berita terkait