AS Bantah 7 Tentara Tewas Berkelahi di Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CENTCOM membantah laporan tujuh tentara tewas berkelahi di atas kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN 72) di Timur Tengah. Menurut pernyataan di media sosial X, tidak ada korban jiwa, hanya satu pelaut yang jatuh ke laut pada 3 Agustus 2026 dan diselamatkan. Kapal tersebut memiliki tingkat perpanjangan masa tugas awak 84,4%, dengan lebih dari 260 hari di laut, 10.000 penerbangan pesawat, serta 1,5 juta pon amunisi terpakai. Pernyataan ini merujuk pada kebocoran media yang menyebut perkelahian saat penasihat CENTCOM Brad Cooper meninjau keluhan keluarga pelaut yang mengeluhkan masa tugas terlampau lama. Insiden itu diduga berujung pada kekacauan dengan pisau dan senjata tajam. Terpisua, laporan juga menyebut satu pelaut melompat dari kapal akibat stres berat, yang dikabarkan diselamatkan. Beberapa keluarga lain melaporkan upaya bunuh diri gagal oleh rekan sekaliaus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 05.46
Ribuan Awak Kapal Induk AS Mulai Tumbang setelah 8 Bulan Perang Iran: Makanan Cuma Nasi dan Tortilla
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.50
Masa Tugas Awak USS Abraham Lincoln Tembus 260 Hari, Trump: Belum Cukup Lama
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 18.30
Cegah Tragedi Kapal Induk Abraham Lincoln Terulang, Militer AS Libatkan Anjing sebagai Penjaga Emosi Tentara
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.08
CENTCOM Bantah 7 Tentara AS Tewas Berkelahi di USS Abraham Lincoln
Berita terkait
Rahasia Kelam Militer AS: 8 Pelaut Coba Akhiri Hidup saat Perang Iran
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.45
Mundur dari Perang Iran, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Amerika Akan Mampir di Dekat Indonesia
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 12.25
Kapal Induk yang Penuh Masalah Akhirnya Kembali ke Pangkalan AS
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 09.35
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Sudah Tiba di Timur Tengah untuk Perang Melawan Iran
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 07.28