Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AS Bantah Kapal Induk USS Abraham Lincoln dalam Kondisi Buruk

Militer Amerika Serikat (CENTCOM) membantah laporan mengenai kondisi buruk di kapal induk USS Abraham Lincoln yang bertugas di Timur Tengah selama lebih dari 260 hari. Pihak militer menegaskan tingkat perpanjangan masa dinas mencapai 84,4 persen serta menepis klaim media Iran terkait bentrokan berdarah dan kematian awak kapal. CENTCOM memastikan seluruh personel menjalankan tugas dengan baik dan seorang pelaut yang sempat jatuh ke laut telah berhasil diselamatkan.

Meski demikian, laporan mengenai fasilitas sanitasi yang rusak, keterlambatan pasokan logistik berbulan-bulan, dan penurunan kesehatan mental memicu kekhawatiran dari Senator Richard Blumenthal. Kritik tajam juga datang dari Senator Chuck Schumer yang mendesak pencopotan Menteri Pertahanan Pete Hegseth akibat dugaan ketidakmampuan dalam mengelola kesejahteraan para prajurit di kapal tersebut.

Untuk menjaga operasi maritim, USS George Washington kini dikerahkan dari kawasan Pasifik menuju Timur Tengah guna menggantikan USS Abraham Lincoln. Pada saat yang sama, Presiden Donald Trump menginstruksikan perubahan kebijakan alutsista, termasuk penghentian sistem peluncur elektromagnetik untuk kembali ke teknologi ketapel uap pada kapal induk masa depan serta izin pemanfaatan galangan kapal asing.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait